Jumat, 01 November 2013

Al-manhaj Al-haraki Jilid I



  بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


ENJOY IT




Kembali lagi,,, kali ini ana akan bahas tentang buku yang kece  banget. Yups Manhaj Haraki, buku ini merupakan MANTUBA WAJIB menyajikan secara ringkas mengenai Strategi Pergerakan dan Perjuangan Politik dalam sirah Nabi Saw. weis berat ya bahasanya, tapi ngga ko, dengan menggunakan bahasa yang mudah dicerna. Buku ini menghadirkan imajinasi yang menggambarkan masa kini. Yups.. kalo bahasa pas DmII tuh Lagu lama kaset Baru, hehe izin copas akh kata-katanya.
Implementasi yang dihadirkan untuk bisa kita ambil pelajrannya di masa sekarang. Anda akan buku ini bawa ke sistem perpolitikan dan strategi dalam suatu ideology. Yah pokonya gitu lah yah baca sendiri. :D enjoy it!!


Di masa sekarang, di dalam umat kita yang telah mengganti agama dengan nasionalisme,kita dapati semua media masa umat ini dibidikkan kepada segala sesuatu selain dari 3 pokok pangkal tsb.
Pertama. Panji yang ditegakkan dan pemikiran yang ditawarkan oleh para nasionalis yang moderat. Pemikiran yang didoktrinkan kepada para siswa di sekolah dan disuguhkan kepada masyarakat di media massa ialah ajaran iman kepada allah juga. tetapi, demi menyenangkan orang2 nasrani, yahudi, majusi, orang2 musyrik, danorang2 murtad, bukan ajaran iman kepada tauhid yangmurni. Pemikiran ini tidak boleh mengusik sama sekali salah seorang diantara mereka.
Kedua, panji penyeru nasionalisme ekstrem yang menolak ajaran iman kepada allah demi untuk menjaga kesatuan landasan pemikiran antar mereka dan orang2 ateis komunis di muka bumi.

Sesungguhnya, panji yang pertama dan kedua berarti pemurtadan secara total. Panji yang pertama (nasionalisme moderat) berarti kemballi kepada jahiliyah penyembahan berhala sebelum islam. Panji yang kedua (nasionalisme ekstrim) berarti kembali kepada ateisme modern yang tidak ada bandingannya dalam sejarah manusia.
Kedua panji tersebut berarti penghapusan islam, alQuran, dan misi rasulullah saw.

Pertemuan yang rutin dan kontinu
Setiap ikhwah yang datang kepada ikhwah yang lain dan nabi tetnang apa yang ia alami hari ini, tentang perbincangan yang ia lakukan dan sanggahan2 yang dialaminya. Kemudian Nabi memberikan taujih (pengarahan) yang sesuai dengannya, memuji sikapnya, meluruskan kesalahnnya, atau memerintahkan agar meninggalkannya.
Pertemuan langsung yang terus menerus antar qiyadah dan para jundi ini akan memadamkan api pitnah, membakar habis segala bentuk prasangka buruk, dan perkataan yang tidak baik. Pertemuan inilah yang memperkokoh barisan dalam, menjadikan “rajutannya” semakin kuat dan menyatu. Sedangkan, terhentinya pertemuan dan jauhnya jarak antara qiyadah dan jundi, akan melemahkan tsiqah dan membuka banyak peluang negatif di dalam barisan dan yang paling berbahaya, mengakibatkan rapuhnya bangunan aqidah.
----

Batas antara seorang hamba dan kekafiran adalah meninggalkan salat

Menekankan aspek spiritual
Pada tahapan pembinaan, tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya dalam jiwa, selain lebih menekankan ibadah, ketaatan, dan amalan2 sunnah. Ibadahlah yang akan menghubungkan hati dengan Allah, meneguhkan jiwa dalam menghadapi segala penderitaan, lulus megnhadapi fitnah danteguh diatas kebenaran..

Dzikrullah, tabattul, tawakkal, dan ibadah kepadanya adalah senjata satu2nya dalampertarungan. Ialah yang membekali kaum mu’minin dengan kesabaran dalam menghadapi cobaan, siksaan, dan penghinaan.
Para penyeru jalan Allah sangat memerlukan senjata ini, dalam melaksanakn tugas dakwah yang selalu menghadapi berbagai rintangan dan gangguan. Jika pada tahapan seperti ini gerakan islamtidak memperhatika aspek ibadah, ruhiyah, dan QL yang rutin dan berkesinambungan, dan daurah2 secara berulang2 untuk “hidup terus”, pasti akan menyaksikan para prajuritnya berjatuhan satu demi satu dan rontok oleh benturan tribulasi.

Perlu diingat , QL hanya menjadi sekadar teori yang tidak dapat diaplikasi apabila simpanan hafalan alquran para ikhwah daiyah sangat minim. Bagaimana ia tidak terintegrasi dalam hatinya serta memenuhi kehidupan, ruh, pendengaran, dan penglihatannya? Sampai cahaya alquran memancar dengan deras di hatinya?
Sesungguhnya pemuda muslim yang menjalani masa mudanya dengan tekun beribadah dan taat, rutin dan kontinu untuk membaca alquran; kedua kakinya letih Karena QL, dzikrullah ditempat sunyi hingga kedua matanya meneteskan air mata, hatinya selalu terpaut dengan masjid, selallu membasahi bibirnya dengan adzkar dan ayat2 alquran siang-malam, hati dan pikirannya dibentuk oleh alquran, adalh pemuda ideal yang harus diwujudkan oleh gerakan islam.

Itulah manhajul bina’ ‘sistem pembinaan’ pertama melalui surah al-muzzamil. Panasnya konfrontasi dengan para thaghut akan mencair di hadapan kehangatan ibadah dan tabattul kepada ALlah serta keyakinan akan pertolongan allah dan pembalasannya kepada orang kafir. (73:10-14)

Sabar menanggung siksaan dan penindasan di jalan allah
Orang2 lemah boleh manampakkan “kemurtadannya”
Perbedaan tingkatan (mustawa) dalam gerakan islam itu sangat memungkinkan. Tingkatan antara sabar menanggung siksaan sampai mati, yang mencerminkan hokum asal, dan terpaksa menampakkan kekafiran, yang mencerminkan keringanan. Sekalipun kedua hal tersebut dibolehkan, tetapi sabar menanggung cobaan dan siksaan –meskipun mengakibatkan syahid- adalah lebih mulia di sisi allah.

Bahkan kadang2 mengambil sikap yang mencerminkan azimah menjadi ketentuan apabila orang yang bersangkutan adalah seorang dai yang memiliki kedudukan penting di masyarakatnya atau menjadi qudwah yang melalui dirinya orang mengetahui islam, karena bila tokoh seperti dia mengambil keringanan, boleh jadi akan melemahkan keyakinan masyarakat terhadapa aqidah islam dan menimbulkan kegoncangan di kalangan orang2 lemah.tiada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya oada keyakinan dalam diri manusia, selain daripada keteguhan para tokoh (rijid) dlam mmpertaruhkan aqidah. Tetapi, kita tidak mengecam atau mencela orang2 yang miris akibat dahsyatnya penyiksaan, bahkan kita dapat memaklumi sikapnya tersebut

Usaha menyelamatkan orang2 lemah dengan segala sarana yang memungkinkan

Solidaritas social sesama anggota komunitas islam ini merupakan puncak persamaan manusia. Islam datang mengangkat martabat dan kehormatannya para budak, setelah sebelumnya mereka menjadi barang dagangan, bahkan lebih rendah dari binatang. Dalam islam mereka menemukan kemanusiaan serta menjadi orang2 yang memiliki aqidah dan fikrah. Dengan aqidah tumbuh rasa ‘izzah mereka dalam menghadapi manusia. Karena aqidah, mereka siap menderita karenany. Sungguh gerakan islam sekarang perlu menghidupkan kembali realitas yang mulia dan perasaan luhur ini.agar para kadernya hidup saling mendukung adan solider, sehingga setiap muslim merasa sebagai anak di keluarga ini.

Jalan kedua untuk melindungi Melalui jalan hijrah
Seorang jundi ‘prajurit’ diwajibkan memiliki kesabaran dalam menghadapi musibah dengan lapang dada dan teguh diatas agamany. Tetapi tugas utama qiyadah adalah melindungi para jundi tersebut dari ancaman bahaya, selama perlindungan tsb tidak mengorbankan akidah atau syariat.

Seorang pemuda muslim harus terbina dengan baik sehingga akidah dirasakannya lebih berharga dari pada segala sesuatu dalam kehidupannya
Sungguh ia merupakan fiqhus siyasi yang agung dan perencanaan Nabawi yang cermat dari Rasulullah saw dalam menegakkan Negara islam. Ia mengkaji seluruh kemungkinan dan mencari di setiap tempat, basis geografi dan social yang cocok untuk mendirikan negara islam atau melindungi akidah

Memanfaatkan UU masyarakat jahiliyah
Jaminan Ibnu Daghnah kepada abu bakar tidak sama dengan jaminan Abu thalib kepada Nabi SAW. sebab, jaminan abu thallib adalah perlindungan untuk kebebasan berdakwah, “Pergilah wahai anak saudaraku dan katakanlah apa yang kamu suka.”
Sedangkan jaminan Ibnu Daghnah adalah perlindudngan untuk kebebasan beribadah, “Kembalilah dan sembahlah RabbMu di negerimu sendiri.”
Kedua bentuk perlindungan ini terdapat di kota Mekkah pada waktu itu. Kebanyakan orang memiliki kekuatan memberikan jaminan untuk kebebasan beribadah, tetapi sedikit sekali yang memiliki kekuatan memberikan jaminan untuk kebebasan berdakwah. Bahkan hampir dapat dipastikan bahwa perlindungan untuk kebebasan berdakwah ini hanya khusus bagi Rasulullah saw. itu pun kita masih melihat adanya berbagai usaha untuk mencederai dan menggagalkan perlindungan tsb.

Dapatkan disimpulkan pula, tentunya dengan hati2, bahwa demokrasi—sebagai sistem non islam—adalah lebih baik bagi gerakan islam, daripada sistem dictator dan tirani. Ia adalah iklim yang cocoK untuk menggelar dakwh dan menyebarkannya. Ia sekalipun merupakan sistem jahiliyah, lebih bermanfaat bagi kaum muslimin daripada sistem jahiliah lain. Ia, biasanya menjamin kebebasan mengungkapkan pendapat dan kebebasan beraqidah, beribadah dan berdakwah…

ISLAMNYA HAMZAH DAN UMAR SETA MENGUMUMKAN TANTANGAN KEPADA MASYARAKAT JAHILIYAH
 Kadang2 puncak kekejaman dan kediktatoran seoarng taghut bisa hancur dari dalam dann rontok di hadapan ketegaran orang yang tertindas dalam mempertahankan kebenaran dan keteguhan, serta pengorbanan para mujahidin di jalan Allah. Marilah kita menyadari aspek yang sangat penting ini dan mengetahui betapa besar keuntungan dakwah danpara dai apabila mereka teguh mempertahankan kebenaran, sebagaimana keteguhan para pengikut Isa putra maryam/ mereka disalib dan digergaji menjadi dua, tetapi semua itu tidak menghalanginya dari agama Allah/

Alangkah perlunya gerakan islam untuk melakukan penilaian dan pemilihan yang baik terhadap para tokoh, agar dari balik tirai kegelapan yang tebal itu dapat menemukan tambang  yang  berharga baginya. Kemudian dengan segala potensi dan kemampuannya berusaha menguak tirai tsb sehingga menyentuh senar2 hati yang sedang membeku danmembangkitkannya dengan cahaya islam

Diplomat yang cerdas dan gemilang…à bagaimana caranya?
Kemuliaan kalimat dan keagungan sikap konsisten kepada prinsip kadang2 punya pengaruh sihir yang mengalahkan intrik2 politik dan kelicikan diplomasi..

PERUNDINGAN RASUL   ANTARA RASUL DAN PEMUKA QURAISY
Ideology kekafiran dan pendukungnya, sekalipun mengemukakan seribu prinsip dan ideologi pada hakikatnya itu hanyalah merupakan kedok untuk mendapatkan harta, kerajaan, kedudukan, dan kekuasaan. Di dalam jawaban Rasulullah kepada para pemimpin kekufuran, terdapat pelajaran abadi yang harus diambil para dai sebagai sikap yang konsisten, karena ia merupakan prinsip agama dan bukan sekedar basa-basi. Karena itu, nyatalah bahwa seorang muslim yang berpartisipasi dalam pemerintahan kafir karena mencari jabatan semata2 adlah tindakan yang tertolak.

“Aku tidak berdakwah karena menginginkan harta kekayaan, kehormatan, ataupun kekuasaan atas kalian”
Para pemimpin kekafiran menuntut gerakan islam hal2 yang pada dasarnya tidak dimilikinya, mengaitkan keimanannnya kepada gerakan islam dengan tuntutan2nya tersebut. Orang matrealistis adlah orang2 yang bermuka tebal, mereka berselubung di balik tuntutan2 tsb untuk membela kekafiran mereka. prinsip2 matrealistis yang mereka kemukakan pada hari ini, komunism, ataupun secularism adalah pemikiran2 lama yang mereka balut dengan kain filsafat atau ilmu pengetahuan guna membenarkan sikap kekafirannya..

Mereka tidak menyaksikan kehidupan setelah mati, menolak prinsip keimanan karena tidak tunduk kepada eksperimen danpenglaamn hari akhir,.menolak agama secarakeseleruhun karena dianggap racun masyarakat. Bahkan mereka mengkaji sejarah seluruh dunia bahwa agama merupakan sumber kedzaliman manusia, tidak mampu membebaskan mereka dan tidak akan dapat mewujudkan kebahagiaan karena ia mengharamkan hawa nafsu mereka.

Pemikiran dan ideology sekuler tidak boleh melemahkan / menggoyahkan keteguhan dai untuk terus berdialog bahwa permasalahan sesungguhnya adalah kekufuran dan keimanan..
“kami tau kamu belajar masalah tsb dari seorang di Yamamah bernama ar-Rahman. Demi allah, kami tidak akan beribadah kepada ar-rahman selama2ny”

AREA KASTRA :P
Apa hubungan islam dengan politik?
Para musuh itu juga akan menuduh mereka sebagai orang2 yang menentang keseoakatan nasional dan ingin merebut kekuasaan.
“demi allah, kami akan memerangi kamu sampai kami menghancurkan kamu atau kamu menghancurkan kami”

Menghadapi tuduhan2 seperti ini, kadang2 dai menjadi lemah semangat lalu menuntut para pemimpin gerakan islam agar bersikap lunak dan menampakkan semangat kemajuan dan kemudahan dalam menghadapi lawan, guna membuktikan dua masalah yang senantiasa diharapkan oleh arus penentang islam  agar kita membatasi diri pada 2 masalah tsb.
1.    Ia dapat menerima orang2 kita tanpa pemikiran kita. Ia menerima kita sebagai sekutu dalam pemerintahan. sEolah2 ini merupakan toleransi, penghargaan, dan penghormatan darinya kepada kita.
2.   Ia mau menerima pikiran2 kita secara umum yang tidak membawa sentuhan islam dan tidak bersumber darinya, seperti pembicaraan enteng2an tentang kebebasan, keadilan, hak asasi rakyat, membela kaum lemah, perhatian thd kaum buruh, petani dsb. Tetapi semua itu harus terlepas sama sekali dari islam.

Para penentang islam akan menerima kita dengan 2 bentuk sb diatas. Jika kita, akan menuduh kita sbgai orang2 fanatkik dankolot. Adanya “fanatisme” dalam diri kita ini akan dijadikan sebagai alasan untuk memerangi kita. Karena itu kita harus menyadari dan memahami maneuver ini. Peermasalahan yang sebenarnya dalampandangan kami ialah persoalan hokum islam, sebelum jadipermasalahan kaum muslimin. Kami tidak menginginkan semata2 pemerintahan untuk kepentinganpribadi kami kami juga tidak menginginkan pemeritahan semata2 utk kebanggaan, kekuasaan, dan wibawa . kami hanyalah menginginkan kekuasaan bagi agama ini, sepenuhnya bagi allah.

“dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitna dan agama itu semata2 unTuk Allah (8:39)
Demikianlah kita saksikan gagalnya perundingan terbsar yang silakukan oleh barisan Quraisy dengn mengerahkan fasilitas yang sangat besar. Rasulullah saw. menolak semua alternative yang ditawarkan untuk mengembalikan koalisi nasional di Mekkah, emngakhiri pertentangan agama di dalamnya, danmenyatukan kalimat sekalipun di bawah pimpinan rasulullah dengan syarat agar nabi saw meninggalkan rislah agamanya

Sesungguhnya, koalisi mengorbankan aqidah adalah tertolak. Kesepakatan yang mengorbankan islam adalah tertolak. Perstuan di bawah panji selain islam adalah juga tertolak. Kita harus bersabar sampai allah memberikan keputusan antara kita dan musuh kita. Dialah sebaik2 pemberi keputusan.



Sequel ----------------next posting --------------

Munir, Syaikh Muhammad Al-Gadhban.2984.Al-Manhaj al-Haraki Iis Siratin Nabawiyah.Jakarta:Maktabah Al-Manar

Thanks to : teh Gita Nur Sajida yang telah meminjamkan buku ini, jazakillahu khairan katsiir teh, bukunya TOP bgD ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar